- IBROH ( teladan) ke-1
- Amal kebaikan (shodaqoh) akan dibalas 10 kali lipat
Hasan Al Basri adalah seorang ulama' sufi,yg terkenal dg ketaqwaannya,keyakinannya kepada Allah AWt dan janji-janji Allah baik didunia maupun di akhirat.
Suatu hari dirumahnya kedatangan tamu yg berjumlah 7 orang,maka ia mempersilahkan duduk,kemudian ia memanggil pembantunya (khadam-nya) untuk mengambil hidangan yg ia punya,biasanya roti di lemari makan.Dan dibukalah lemari makannya itu oleh pembantunya tetapi yg ia temui hanya sepotong roti.Maka ia kembali ke Hasan Al Basri dan berkata " tuan rotinya tinggal hanya sepotong saja,bagaimana ini",berpikir sejenak Hasan Al Basri,kemudian ia menyuruh pembantunya untuk keluar rumah dan mensedekahkan roti yg hanya tinggal sepotong tersebut kepada yg membutuhkan.Dg bertanya-tanya dlm hati pembantunya itu pergi dan mensedekahkan sepotong roti tersebut.Setelah beberapa lama hasan Al Basri sambil berbincang-bincang dg tamunya datanglah seorang tamu lagi yg mengantar 10 potong roti.Maka diterimanya roti=roti tersebut dan sisanya ia berikan kepada 7 tamu yg pertama kali datang dan seorang tamu yg baru dan sisanya ia masukkan ke lemari makannya kembali.
Demikian Hasan Al Basri berkeyakinan bahwa satu kebaikan akan dibalas dg 10 kebaikan.Hal iniberdasarkan ayat al qur'an surat Al-An'am 160 : " Barang siapa yg membaea amal yg maka baginya sepuluh kali lipatnya.............",
- ibroh ke-2
Allah SWT memberikan pengajaran hendaklah kalau bersedekahlah jangan memilih yg jelek-jelek,hendaknya bersedekah sesuatu yg kita juga masih senang .Sebagaimana firman-nyayg artinya :
"kamu sekali-kali tdk sampai kepada kebajikan (yg sempurna),sebelum kamu menafkahkan sebagian yg kamu cintai.Dan apa saja yg kamu nafkahkan,maka sesungguhnya Allah AWT mengetahuinya",
Sebuah hadist riwayat Ahmad dari A'isyah ra :
"Rosulullah SAW.mendapat hadiah daging biawak,maka Rosulullah SAW tdk suka memakannya dan A'isyah berkata,' Ya Rosulullah SAW kami berikan saja kepada orang-orang miskin !'Jawab Nabi SAW. :Jangan memberikan kepada mereka apa yg kalian tdk sukai memakannya".
- ibroh ke-3
Hadist Abdullah bin Mas'ud r.a : Aku pernah mendengar Rosulullah SAW bersabda :
"Ada seorang wanita dari suku Dhuhainah yg telah hamil diluar nikah (hasil berzina),datang kepada nabi SAW berkat : "Ya Rosulullah SAW saya telah terkena hukum had (rajam ),maka laksanakanlah pada diriku."Maka Nabi SAW memanggil wali wanita itu dan bersabda : "peliharalah ia baik-baik,maka bila telah lahir anaknya bawalah ia kemari ".Maka dilaksankanlah perintah itu oleh walinya,kemudian setelah melahirkan bayinya (dan telah menyusui bayinya )wanita itu dihukum rajam.Dan sesudah mati disholatkan oleh Rosululah SAW.Maka berkata Umar : "Ya Rosulullah SAW engkau men-sholati ia,padahal ia telah berzina ".Nabi SAW bersabda : " Ia telah taubat,andai taubatnya dibagi pada 70 orang penduduk Madinah niscaya masih cukup.Apakah ada orang yg lebih utama dari seorang yg telah menyerahkan dirinya kepada hukum Allah SWT ". (HR . Muslim)
No comments:
Post a Comment